Skip to main content

Review Hotel Airy Syariah Tegalrejo Yogyakarta

Ceritanya gue pergi ke Jogja naik motor dari Purwokerto. Sampai di Jogja sekitar jam 16.30, setelah urusannya selesai, gue sebenarnya berniat untuk langsung melesat ke Purwokerto.

Ketika itu gue sudah sampai di Kulon Progo sekitar jam 17.30, berhenti sebentar makan sate. Langit mulai gelap dan gue merasa kurang yakin kalau langsung ke Purwokerto. Akhirnya gue balik lagi ke Jogja.

Yang pertama terlintas di benak gue adalah aplikasi Traveloka, tapi karena ribet bayarnya harus pakai kartu kredit akhirnya gue uninstall.

Kemudian gue coba install Airy, cari hotel termurah dan ketemulah Airy Tegalrejo yang berlokasi di jalan HOS Cokroaminoto. Bayarnya melalui BCA Virtual Account dan langsung terkonfirmasi.

Well, karena ini hotel seharga Rp 139.515 per malam, gue ga berharap banyak. Lagipula gue cuma ingin istirahat dan mengerjakan beberapa pekerjaan.


Yang pertama gue lihat adalah kebersihan kamarnya. Sekilas semuanya tampak bersih, kasur, bantal, lantai, kamar mandi ga ada masalah. Ruangannya juga terasa segar karena ada pewangi ruangan. Gue merasa lampunya redup, soalnya di rumah gue terbiasa lampunya terang (50 watt).


Fasilitas lainnya ada TV, AC, shower air hangat & dingin. Ada gayung tapi tanpa ember, gue jadi bingung gimana cara pakenya. Di kamar mandinya ada kantong biru berlogo Airy isinya sampo, sabun cair dan sisir kecil.

Gue lupa beli sikat gigi dan malas untuk keluar jadi besok paginya gue ga sikat gigi hehe.



Di bawah rak TV ada kotak biru dari Airy yang jelas tertulis ga boleh di bawa pulang. Isinya 3 jenis snack dan 2 botol kecil air minum.

Di sisi pintu bagian dalam ada peringatan bahaya merokok dan peringatan tentang larangan membawa tamu ke dalam kamar.


Pengelola hotelnya ramah ketika gue check-in dan check-out jadi tidak ada sesuatu yang menyebalkan ketika gue menginap disini. Oh iya ternyata front desknya ga buka 24 jam, jadi ketika checkout jam 05.00 pagi gue harus sms pengelolanya.

Comments

Artikel Ga Jelas Lainnya

Meja Kerja Djangkies

Entri pertama blog ini akan membahas tentang meja kerja gue. Meja kerja ini spesial karena pemberian bapak mertua gue. Spesial karena punya dua fungsi, meja kerja dan meja setrika hehee.


1. MacBook Pro 13 Mid-2010
Ini laptop jadoel sekali, prosesornya Core 2 Duo dan RAM 4 GB. Tapi walaupun begitu masih layak untuk dipakai kerja. Gue masih bisa tetap waras saat pakai MacBook Pro ini dibandingkan komputer rakitan gue 2 tahun lalu yang pakai Ubuntu atau Windows, padahal di atas kertas spesifikasinya di atas MacBook Pro ini.

Ya, dua sistem operasi itu sering banget bermasalah. Entah karena gue yang sekolah SMA ga tamat atau mungkin juga karena Windowsnya bajakan jadi ga berkah. Tapi yang pasti gue cocok sama apel kroak ini.

Di bawahnya ada laptop cooler untuk mendinginkan suhu laptop yang sering demam. MacBook Pro ini berbahan alumunium jadi cepat panas, selain itu juga posisi ngetiknya menurut gue jadi lebih nyaman karena lebih tinggi.

2. Setrika Philips Diva
Setrika ini gue beli pakai vou…

Cara Melewati Lampu Merah Aman dan Legal

Tulisan ini hanya iseng aja, gue ga bertanggung jawab kalau ternyata ada yang mencobanya. Sangat tidak direkomendasikan untuk emak-emak atau siapapun yang terbiasa kasih lampu kiri tapi beloknya kanan. Ber-ba-ha-ya ta-u?.

Cara ini sering gue praktekin ketika dalam keadaan ingin mengejar waktu. Kalau lagi santai sih pas lampu kuning gue berhenti, kalau lagi buru-buru ya lampu kuning artinya tancap gas hehe.

Melewati lampu merah ini hanya bisa dipraktekan kalau belok kiri tandanya hijau. Kalau ada tanda 'belok kiri ikuti lampu' berarti teknik ini tidak bisa digunakan karena melanggar hukum.

Berikut ini gue sertakan ilustrasinya. Dalam kasus ini gue mau lurus. Caranya adalah belok ke kiri. Lurus terus sampai terlihat garis putus-putus di jalan, karena disitulah tempat yang aman untuk belok (secara hukum).

Tetap perhatikan keadaan traffic di belakang dan depan, kemudian belok secara elegan. Setelah keadaan sekitar aman beloklah ke kiri (kalau belok kiri tandanya hijau) atau bisa j…

6 Tipe Orang Ngutang, Nomor 4 Miris

1. Jujur
Tipe orang ngutang ini selalu memberi kabar kepada pemberi pinjaman kalau dia belum bisa bayar. Ucapan dan realitanya selalu sama, artinya ketika dia bilang belum bisa bayar ya sesuai kenyataan. Karena kejujuran mereka, terkadang pemberi pinjaman baik hati memberi keringanan atau bahkan dianggap lunas.

2. Monster
Tipe-tipe ini sangat ditakuti. Bagaimana tidak, ketika meminjam mereka memasang muka kasihan seperti bayi kucing kehilangan induknya. Ketika waktunya bayar mereka diam saja, tapi ketika ditagih mereka berubah jadi monster yang biasa muncul di serial Ultramen. Ngeri. Kemungkinan tipe ini untuk melunasi hutangnya kecil.

3. Astronot
Tipe orang ini bisa menghilang dengan kecepatan cahaya ketika sudah berhasil mendapat utangan. Saking cepatnya mereka bergerak, kemungkinan mereka nyasar di orbit planet Uranus yang susah sinyal, tiba-tiba susah untuk dihubungi.

Ya bayangkan saja, kecepatan cahaya itu 300.000 km/detik sedangkan lingkar keliling bumi 40.000 km, kemungkinan besa…