Skip to main content

Password Manager Gratis untuk iOS dan macOS

Semakin banyaknya layanan yang gue gunakan, maka bertambah juga password yang harus gue ingat. Dulu gue punya kebiasaan buruk menggunakan password sama untuk semua website.

Tentu hal ini berbahaya, karena tiap website berbeda-beda sistem keamanannya. Sejak saat itu gue selalu menggunakan password yang berbeda untuk setiap akun/website. Ribet memang, tapi setidaknya gue ga perlu khawatir kalau terjadi sesuatu di salah satu akun/website.

Dulu sebelum mengenal aplikasi atau program password manager gue sering menyimpan password di notepad. Kemudian karena kurang praktis akhirnya gue simpan passwordnya di browser sekalian.

Hal ini praktis jadi setiap gue mau login tinggal klik aja passwordnya maka otomatis terisi. Kekurangan dari password manager bawaan browser adalah tidak ada password generator untuk menghasilkan password yang kuat.

Di laptop Windows gue pakai KeePassX dan berita baiknya juga tersedia di macOS jadi gue ga perlu ribet pindahin datanya. File database passwordnya juga  bisa terbaca di macOS.


Nah, bagaimana kalau gue butuh password untuk login di iPhone? Tentu ribet bin repot kalau harus buka laptop dulu cuma untuk lihat password.

Di iOS ada aplikasi namanya MiniKeePass, beda developer tapi bisa membuka file database dari KeePassX. Jadi tinggal pindahin aja file database itu ke iPhone dan jreeng semua password yang ada di laptop tadi bisa diakses.




Comments

Artikel Ga Jelas Lainnya

Meja Kerja Djangkies

Entri pertama blog ini akan membahas tentang meja kerja gue. Meja kerja ini spesial karena pemberian bapak mertua gue. Spesial karena punya dua fungsi, meja kerja dan meja setrika hehee.


1. MacBook Pro 13 Mid-2010
Ini laptop jadoel sekali, prosesornya Core 2 Duo dan RAM 4 GB. Tapi walaupun begitu masih layak untuk dipakai kerja. Gue masih bisa tetap waras saat pakai MacBook Pro ini dibandingkan komputer rakitan gue 2 tahun lalu yang pakai Ubuntu atau Windows, padahal di atas kertas spesifikasinya di atas MacBook Pro ini.

Ya, dua sistem operasi itu sering banget bermasalah. Entah karena gue yang sekolah SMA ga tamat atau mungkin juga karena Windowsnya bajakan jadi ga berkah. Tapi yang pasti gue cocok sama apel kroak ini.

Di bawahnya ada laptop cooler untuk mendinginkan suhu laptop yang sering demam. MacBook Pro ini berbahan alumunium jadi cepat panas, selain itu juga posisi ngetiknya menurut gue jadi lebih nyaman karena lebih tinggi.

2. Setrika Philips Diva
Setrika ini gue beli pakai vou…

Kenapa Gue Pilih Blogspot?

Khusus djangkies.net ini gue memang sengaja pilih Blogspot. Layanan blogger dari Google yang disediakan secara gratis tis. Sama sekali ga ada opsi berbayar, beda sama tetangga sebelah yang mau pakai domain sendiri harus bayar, adanya iklan lagi.


Beberapa hal yang gue suka dari Blogspot adalah berikut ini:

1. Aman
Sama seperti layanan Google lainnya, Blogger.com ini menggunakan servernya Google. Jelas lebih aman daripada hosting lokal seharga nasi padang yang rentan deface. Saran gue untuk yang baru belajar ngeblog, pakailah Blogger.com, selain hemat juga aman.

Terlalu sering terjadi pengalaman buruk ketika pakai hosting lokal. Itulah kenapa gue ga pernah tertarik sama promo hosting lokal, mau gratis domain, gratis teh botol, gue ga peduli.

2. Ngebut Bro!
Ya tergantung template yang dipakai juga sih. Tapi rata-rata blognya Blogger.com itu aksesnya cepat dan jarang down. Gimana ga ngebut, servernya dikelola Google dan mereka pakai custom web server bukan Apache atau Nginx, ga tau apa nama…

Power Bank UNEED CompactBox 10.000 mAh

Power bank ini gue beli seharga Rp 159.000 di official store UNEED. Seperti biasa semua paket selalu gue kirim ke alamat rumah ibu gue di Purwokerto. Tarifnya lebih murah daripada langsung dikirim ke rumah gue, selain itu juga lebih cepat sampainya.


Seperti biasa, gue selalu kurang kerjaan dengan melewati rute baru yang belum pernah gue lewati. Efeknya, waktu tempuh yang seharusnya sekitar 1,5 jam bisa sampai 2 jam lebih. Maklum, lagi ga ada kerjaan hehe.



Kecil tapi Tebal
Power bank berkapasitas besar biasanya mempunyai ukuran besar atau lebar, tapi sesuai namanya CompactBox ini justru kecil tapi tebal. Bobotnya juga masih wajar, ga berat-berat amat.



Dual Output
CompactBox berkapasitas 10.000 mAh ini punya dua output jadi bisa digunakan untuk mengisi daya 2 perangkat sekaligus. Sesuai lah sama kapasitasnya 10.000 mAh dan memang ini pertimbangan gue ketika membeli UNEED CompactBox, kapasitas besar & dual-output.

Tanpa Kabel Lightning atau Adapter
Di kotaknya cuma ada kabel USB biasa j…