Skip to main content

Pemilu 2019 dan Politik Uang

2 hari menjelang pemilu. Selama ini gue sering denger tentang politik uang, dan kira hal itu sudah ga ada. Di desa gue tinggal ternyata beberapa warganya masih bisa dibeli suaranya. Ya ga semuanya sih, tapi yang bikin gue sedih itu yang nerima uang itu keluarga gue sendiri.

Istri gue udah nasehatin mereka kalau bisa jangan diterima uangnya, tapi mereka ga peduli. Padahal uangnya ga seberapa, Rp 50.000 per orang. Kalau gue kalkulasi, itu berarti suara mereka dibeli seharga Rp 27 per hari. So cheap man!

Gue juga butuh uang, dan Rp 50.000 buat gue lumayan tuh buat makan nasi padang sekeluarga. Tapi gue ga serendah itu. Kecuali kalau dibayar US$ 1.000.000.000.000 mungkin gue masih pikir-pikir. Kayaknya sih, hampir mustahil bin impossible ada orang kasih uang suap sebesar itu.

Gue cuma bisa berdoa semoga Allah memberikan pemimpin yang amanah untuk Indonesia. Karena belum pindah KTP gue harus nyoblos di TPS tempat tinggal sebelumnya, jaraknya lumayan jauh sekitar 2 jam perjalanan naik motor. Entah apa gue bakalan nyoblos pemilu di pemilu 2019 ini.

Gue tanya ke adik ipar yang tinggal di Surabaya katanya ga ada uang suap-suapan. Ibu gue yang di Purwokerto juga bilang ga ada uang suap di daerah beliau tinggal. Semoga Allah menjaga petugas KPU yang jujur dan amanah.


Comments

Artikel Ga Jelas Lainnya

Meja Kerja Djangkies

Entri pertama blog ini akan membahas tentang meja kerja gue. Meja kerja ini spesial karena pemberian bapak mertua gue. Spesial karena punya dua fungsi, meja kerja dan meja setrika hehee.


1. MacBook Pro 13 Mid-2010
Ini laptop jadoel sekali, prosesornya Core 2 Duo dan RAM 4 GB. Tapi walaupun begitu masih layak untuk dipakai kerja. Gue masih bisa tetap waras saat pakai MacBook Pro ini dibandingkan komputer rakitan gue 2 tahun lalu yang pakai Ubuntu atau Windows, padahal di atas kertas spesifikasinya di atas MacBook Pro ini.

Ya, dua sistem operasi itu sering banget bermasalah. Entah karena gue yang sekolah SMA ga tamat atau mungkin juga karena Windowsnya bajakan jadi ga berkah. Tapi yang pasti gue cocok sama apel kroak ini.

Di bawahnya ada laptop cooler untuk mendinginkan suhu laptop yang sering demam. MacBook Pro ini berbahan alumunium jadi cepat panas, selain itu juga posisi ngetiknya menurut gue jadi lebih nyaman karena lebih tinggi.

2. Setrika Philips Diva
Setrika ini gue beli pakai vou…

Kenapa Gue Pilih Blogspot?

Khusus djangkies.net ini gue memang sengaja pilih Blogspot. Layanan blogger dari Google yang disediakan secara gratis tis. Sama sekali ga ada opsi berbayar, beda sama tetangga sebelah yang mau pakai domain sendiri harus bayar, adanya iklan lagi.


Beberapa hal yang gue suka dari Blogspot adalah berikut ini:

1. Aman
Sama seperti layanan Google lainnya, Blogger.com ini menggunakan servernya Google. Jelas lebih aman daripada hosting lokal seharga nasi padang yang rentan deface. Saran gue untuk yang baru belajar ngeblog, pakailah Blogger.com, selain hemat juga aman.

Terlalu sering terjadi pengalaman buruk ketika pakai hosting lokal. Itulah kenapa gue ga pernah tertarik sama promo hosting lokal, mau gratis domain, gratis teh botol, gue ga peduli.

2. Ngebut Bro!
Ya tergantung template yang dipakai juga sih. Tapi rata-rata blognya Blogger.com itu aksesnya cepat dan jarang down. Gimana ga ngebut, servernya dikelola Google dan mereka pakai custom web server bukan Apache atau Nginx, ga tau apa nama…

Power Bank UNEED CompactBox 10.000 mAh

Power bank ini gue beli seharga Rp 159.000 di official store UNEED. Seperti biasa semua paket selalu gue kirim ke alamat rumah ibu gue di Purwokerto. Tarifnya lebih murah daripada langsung dikirim ke rumah gue, selain itu juga lebih cepat sampainya.


Seperti biasa, gue selalu kurang kerjaan dengan melewati rute baru yang belum pernah gue lewati. Efeknya, waktu tempuh yang seharusnya sekitar 1,5 jam bisa sampai 2 jam lebih. Maklum, lagi ga ada kerjaan hehe.



Kecil tapi Tebal
Power bank berkapasitas besar biasanya mempunyai ukuran besar atau lebar, tapi sesuai namanya CompactBox ini justru kecil tapi tebal. Bobotnya juga masih wajar, ga berat-berat amat.



Dual Output
CompactBox berkapasitas 10.000 mAh ini punya dua output jadi bisa digunakan untuk mengisi daya 2 perangkat sekaligus. Sesuai lah sama kapasitasnya 10.000 mAh dan memang ini pertimbangan gue ketika membeli UNEED CompactBox, kapasitas besar & dual-output.

Tanpa Kabel Lightning atau Adapter
Di kotaknya cuma ada kabel USB biasa j…